Bukalapak. com masuk umur ke-7 mulai sejak ada jadi toko on-line di Indonesia. Dalam perjalanannya, Bukalapak mencatat ada penambahan jumlah transaksi.

Achmad Zaky, Co-Founder serta CEO Bukalapak menyebutkan, selama 2016 Bukalapak mencatatkan keseluruhan pageview bertambah sampai 16 kali lipat dibanding dengan th. terlebih dulu. Jumlahnya dari 800 juta jadi 13, 4 miliar pageview.

Pada Tahun 2016 Nilai Transaksi Di Bukalapak Mencapai Rp 10 Triliun

Diluar itu, Bukalapak juga mencapai penambahan pelapak yang tergabung dalam basis ini. Pada 2014, Bukalapak mempunyai 100. 000 pelapak, sesaat pada th. 2015 anggota pelapak tumbuh jadi 400. 000 pelapak. Sedang pada 2016, jumlah pelapak di Bukalapak sudah menjangkau 1, 3 juta pelapak.

” Jumlah ini juga akan kami tingkatkan, serta tetap masih konsentrasi pada pelapak atau UMKM, karna potensinya masih tetap besar sekali, ” jelas Achmad Zakky di sela-sela acara HUT Bukalapak ke-7 di Jakarta, Selasa (10/1).

Dia juga menyebutkan, kenaikan jumlah pelapak itu juga tingkatkan jumlah transaksi yang berlangsung. Pada 2016, perusahaan mencatat nilai transaksi menjangkau Rp 10 triliun. Penambahan itu juga dibarengi dengan penambahan bebrapa feature baru dengan menggandeng beberapa pihak seperti mendatangkan BukaReksa, BukaModal, serta BukaIklan.

BukaReksa yaitu service yang sediakan product reksadana pasar uang punya CIMB untuk pemakai Bukalapak. Sesaat BukaModal yaitu feature utang modal yang di keluarkan oleh Bukalapak dengan Bank BTPN serta Modalku. Feature ini spesial untuk dipakai oleh beberapa pelapak yang telah berjualan sepanjang 6 bln. ke atas di Bukalapak yang dilengkapi dengan cek resi untuk konsumen.

Mengenai feature BukaIklan adalah program kerja sama pada Bukalapak serta Facebook yang tawarkan berlangganan iklan Facebook Ads pada beberapa pelapak. Lewat program ini pelapak bisa mempromosikan produk-produknya di Bukalapak ke halaman iklan Facebook secara cepat.

Disamping itu juga Di sela padatnya pertemuan dengan bebrapa instansi internasional, Menteri Kelautan serta Perikanan Susi Pudjiastuti bercerita kesukaannya yang telah jalan sekitaran 8 th. ini.

Rutinitas yang disebut yaitu berbelanja on-line. Susi bercerita sekarang ini telah tidak sering atau tidak sempat sekalipun berbelanja baju dengan datang segera ke gerai penjualan.

” Bila berbelanja baju serta yang lain, saya saat ini belanjanya lewat on-line. Seperti untuk beli sepatu buat anak saya yang ukurannya besar, beli di toko telah tak ada. Ada di on-line, ” kata Susi, Selasa (28/11/2017).

Bahkan juga, kata Susi, dia begitu menantikan potongan harga besar-besaran yang berada di beragam lapak on-line. Karenanya, Susi sering mengecek pemberitahuan dari beragam e-commerce untuk info potongan harga.

” Umumnya ada potongan harga gede, hingga 70 %. Itu yang saya bebrapa tunggulah, ” kata Susi.

Sekarang ini, usaha e-commerce sudah berkembang cepat. Banyak customer yang lebih memiih belanja dengan on-line daripada datang segera ke gerai penjualan.

Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kemenkominfo) terlebih dulu memproyeksikan pada 2020, ekonomi digital di Indonesia dapat tumbuh menjangkau 130 miliar dollar AS atau Rp 1. 700 triliun (kurs Rp Rp 13. 333 per dollar AS).

Angka projectsi ekonomi digital 2020 ini diprediksikan sebesar 20 % dari keseluruhan PDB (product domestik bruto) Indonesia. Projectsi ini naik dari realisasi 2017 sebesar 75 miliar dollar AS atau Rp 1. 000 triliun.

Bahkan juga, Presiden Joko Widodo dalam Kompas 100 CEO Komunitas, di Raffles Hotel, Rabu (29/11/2017) menjelaskan kalau ekonomi digital sudah berkembang begitu cepat.

Pesatnya ekonomi digital di Indonesia berpeluang untuk dapat mengangkat perekonomian daerah, yaitu memudahkan memperoleh akses pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *